Selasa, 30 Maret 2010

Soal Anak Tiri Joy Tobing, KPAI Curigai Adanya Eksploitasi

This interesting article addresses some of the key issues regarding news. A careful reading of this material could make a big difference in how you think about news.
Saking kangennya dengan putra-putranya dan tidak bisa bertemu, akhirnya Debora, mantan istri Daniel Sinambela, mendatangi KPAI. KPAI sendiri akan segera melakukan mediasi mengenai hal tersebut.

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

"Memang sudah ada putusan PN dan hak asuh ada pada Daniel. Dan di situ saya tanya, kata hakim berdasarkan hukum adat anak ikut ayah, padahal sesuai dengan hukum anak harus mengikuti kemauan mereka mau kemana," terang Hadi Supeno, ketua KPAI, saat ditemui Selasa (30/03) sore tadi.

Namun, KPAI juga merasa ada eksploitasi yang dilakukan terhadap kedua anak Daniel yang sekarang tinggal bersama Daniel dan Joy Tobing itu.

"Ada keterpaksaan anak mencium Joy Tobing, ada ekploitasi, anak dilibatkan dan itu tidak boleh dilakukan karena sesuai dengan 64 UU Perlindungan Anak. KPAI akan melakukan mediasi dan kita akan mengundang Daniel, ini masih banding dan belum inkrah, kedua orang tua tidak boleh menghalangi pertemuan anak dan orang tua," tegasnya. (kpl/hen/npy)

Is there really any information about news that is nonessential? We all see things from different angles, so something relatively insignificant to one may be crucial to another.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar