Selasa, 09 Februari 2010

Butuh Darah Buat Anak, Nirina - Ernest Manfaatkan BBM dan Twitter

The following paragraphs summarize the work of news experts who are completely familiar with all the aspects of news. Heed their advice to avoid any news surprises.
Setelah dilahirkan lewat proses caesar dan dimajukan karena pendarahan pada Sabtu (06/02) lalu, rupanya kondisi kesehatan putri pertama Nirina Zubir dan Ernest Cokelat menurun. Malahan, Selasa (09/02) malam kemarin, buah hati mereka yang bernama Zivara Riciragati Syarif itu memerlukan tranfusi darah secepatnya.

Lewat akun jejaring sosial Twitter miliknya, @ernestcokelat, Ernest mengumumkan jika dirinya membutuhkan darah O untuk putrinya itu.

"Saya membutuhkan darah O yg sudah siap ditransfusi tanpa harus donor,kalo ada yg punya info bank darah atau pmi plis DM me," tulis Ernest.

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

Sementara Nirina juga mengirimkan pesan melalui BBM miliknya yang berbunyi, "Teman2, anak kami membutuhkan butuh darah golongan O dengan titer rendah yg sudah di proses di bank darah dan siap utk ditranfusi karena jika donor langsung perlu diproses slama 12 jam dan kami gak punya waktu itu, kita butuh ASAP,kalo ada yg punya info nya plis ping me and ernest ya. TQ."

Beruntung, Zivara mendapatkan transfusi darah tepat pada waktunya. Rabu (10/02) dini hari, proses tranfusi darah Zivara dimulai.

Ernest pun meng-update status di Twitter-nya yang berbunyi, "Mohon doa restu nya guys,proses transfusi darah baby Zivara, akan mulai sebentar lagi bismillahirahmanirrohim Mudah2an smua lancar.. Aminnnn."

"Buat semua yg telah membantu dan juga Mendoza darahnya, NiriNest mengucapkan banyaaaak terima kasih...sekarang ini proses transfusi darah anak kami baru saja dimulai...prosesnya akan memakan waktu 2 jam. Mohon do'anya sekali lagi....bismillahirahmanirahiim...trima kasih..." lanjut Nirina melalui BBM miliknya. (kpl/wwn/npy)

Take time to consider the points presented above. What you learn may help you overcome your hesitation to take action.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar