Jumat, 12 Februari 2010

Slank Dipersulit Untuk Konser di Lapangan Terbuka?

Current info about news is not always the easiest thing to locate. Fortunately, this report includes the latest news info available.
Grup musik rock legendaris Slank mempertanyakan sulitnya mendapatkan izin menyelenggarakan konser di Indonesia. Pertanyaan itu terungkap saat manajer Slank, Bunda Iffet, Kamis (11/2), di Makassar menghadiri perayaan ulang tahun Makassar Slanker Club (MSC).

"Kami minta maaf, bukannya tidak ingin bertemu dengan kalian (Slanker) tapi sekarang sulit sekali izinnya untuk Slank menyelenggarakan konser di lapangan terbuka," katanya.

Ia menyayangkan anggapan bahwa penggemar grup band yang diasuhnya tersebut memiliki penggemar yang bertemperamen tinggi. "Apa betul seperti itu? Itu yg bunda heran, karena keadaan tersebut kalian harus mengerti dan prihatin," ujarnya di hadapan ratusan 'Slanker'.

Meski demikian, pihaknya mengaku lapang dada menghadapi keadaan yang menurutnya telah berlangsung sejak pemilu. Padahal, tambahnya, bermusik adalah sumber penghidupan utama dari band yang telah berkiprah sejak 26 tahun lalu tersebut.

Ia menyarankan, para penggemar Slank untuk menabung untuk menyaksikan konser musik band pelantun Mawar Manis tersebut karena untuk sementara grup musik ini hanya bisa tampil di dalam kafe-kafe yang harga tiketnya tentu lebih mahal dari pada konser di lapangan.

Think about what you've read so far. Does it reinforce what you already know about news? Or was there something completely new? What about the remaining paragraphs?

Sebelum menghibur ratusan penggemarnya di sebuah kafe milik kerabatnya, vokalis Slank, Kaka mengatakan, ia dan personil lainnya berupaya menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut untuk tetap bisa main di Makassar.

"Mudah-mudahan ke depannya izin bisa lebih mudah lagi, saya percaya 'Slanker' Makassar cukup setia dan bersabar. Mungkin pihak yang berwenang memberikan izin sedang 'paranoid'," katanya.

Ia membantah anggapan konser grup musiknya selalu berlangsung tidak kondusif. "Itu tidak benar, kami dan penggemar hanya manusia yang berekspresi, memang cukup liar tapi bisa mengendalikan diri, diharapkan Makassar bisa menyebarkan kedamaian itu," tegasnya.

Panitia penyelenggara dari Punggawa Production, Jhony, mengaku, pihaknya baru mendapatkan izin setelah tiga minggu mengurus proses-nya. "Untuk menunggu izin kami tiga kali mengganti tanggal penyelenggaraan," ujarnya.

Kehadiran Slank pada perayaan ulang tahun MSC ke-11 tahun adalah upaya mereka dan penyelenggara menghibur penggemarnya yang mungkin tidak bisa datang ke konser karena harga tiket masuk untuk menyaksikan konser mereka, Jumat (12/2) di kafe Liquid dijual dengan harga tiket masuk (HTM) Rp 200 ribu.

Ketua MSC Gaffar, mengatakan, anggota penggemar Slank di wilayahnya mencapai sekitar 1000 orang. Menurutnya yang hadir pada jumpa fans ini tidak hanya dari Makassar, tapi juga dari Sulbar, Kabupaten Pangkep, Maros, Gowa dan Sinjai.

Selain tampil akustik dengan membawakan tiga lagu, para personil Slank juga ikut meniup lilin kue ulang tahun dan melakukan sesi foto bersama penggemarnya. (ant/bun)

Now that wasn't hard at all, was it? And you've earned a wealth of knowledge, just from taking some time to study an expert's word on news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar