Selasa, 23 Februari 2010

CCI Gelar Konser Amal Untuk Gesang dan Waldjinah

The only way to keep up with the latest about news is to constantly stay on the lookout for new information. If you read everything you find about news, it won't take long for you to become an influential authority.
Ketika seorang seniman musik menderita sakit dan mengalami kesulitan biaya dalam pengobatannya, siapakah yang harus membantunya? Bagaimana jika yang kini terbaring sakit adalah Waldjinah dan Gesang?

Mengingat jasa dan sumbangsih mereka dalam dunia berkesenian di tanah air yang sangat besar, selain pemerintah sebagai ujung tombak kegiatan sosial, tentu saja segenap elemen dalam masyarakat yang pernah menikmati karya-karya terbaik para seniman tersebut layak untuk membantunya.

Dan kini telah hadir CCI - Charity Club Indonesia - untuk membantu para seniman yang tengah menderita sakit itu. CCI adalah organisasi nirlaba yang siap bergerak dan mengawali kegiatannya pada 26 Februari 2010 di Ballroom Twin Hotel, Jalan S.Parman Kav 93-94, Slipi, Jakarta Barat, mulai pukul 7 malam.

"Selain peresmian CCI, itu sekaligus kami menggalang dana untuk sejumlah nama yang kini sedang terbaring sakit dan relatif mengalami kesulitan biaya," ungkap Bens Leo, salah seorang penggagas berdirinya CCI, Selasa (23/02) di D' Ocean Tendean di Jakarta Selatan

Sejumlah nama yang sedang terbaring sakit itu adalah; Waldjinah (penyanyi keroncong), Gesang (pencipta lagu keroncong), Rizaldi Siagian (Etnomusikolog), Pepeng (komedian), Deddy Hasan (penyanyi Katara Singers), Teguh Esha (penulis), Deded R Moerad (penulis buku jazz), Bram Makakekum (Kelompok Kampungan dari Jogja), Januar Irawan (bassis Makara) dan Yudhi NH (wartawan musik).

Dalam konser perdana ini, beberapa artis yang langsung menyatakan kesediaanya untuk mendukung kinerja CCI, sekaligus membantu rekan seniman mereka yang tengah menderita sakit itu adalah Vina Panduwinata, The Dance Company, Kadri Jimmo The Prinzes of Rhythm featuring Once Dewa, Yuni Shara, Bondan Prakoso, Thinkerbell (Tere dan Fiia), dan Audiensi Band serta Mayong Suryo Laksono dan Elsa Sigar sebagai host-nya.

The best time to learn about news is before you're in the thick of things. Wise readers will keep reading to earn some valuable news experience while it's still free.

Sistem donasi yang diterapkan dalam konser amal itu, Diimulai dari sumbangan sebesar Rp150 ribu per orang (kursi tanpa meja) hingga tak terbatas nilainya (kursi + meja dan duduk ditemani kalangan selebritas) tergantung dari kerelaan dan kesediaan para donatur.

Donasi tersebut bisa ditransfer ke rekening CCI di BCA dengan rekening gabungan atas nama Mohammad Kadri dan Harry Santoso dengan nomer rekening 679 - 0321 - 004.

CCI digagas oleh sejumlah pekerja seni dalam industri musik di tanah air, seperti musisi, pengamat musik, wartawan, Event organizer, penyewaan tata suara, seniman senimatografi, dokter, pengacara bahkan anggota parlemen.

Diantara mereka adalah Bens Leo, Remmy Soetansyah, Ati Ganda, Dion Momongan, Nini Suny, Buddy Ace, Harry Koko Deteksi, Kadri Mohamad, Tere, Tiro Sanchabahtiar, Doddy Katamsi, Rudita, dr. Pauline Endang, dr. Aswin Sastrowardoyo, Doni Hardono, Adib Hidayat dan beberapa nama lainnya yang terus menyatakan kesediaannya bergabung dalam lembaga sosial CCI tersebut.

Selama ini di antara nama-nama tersebut mulai terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan konser amal untuk membantu masyarakat termasuk para seniman musik. Sebut saja misalnya acara amal untuk seniman musik almarhumah Nita Tilana di era 90-an, yang bisa dibilang cikal bakal dimulainya konser amal untuk membantu insan musik Indonesia.

Ada pula konser amal untuk korban bencana alam; Tsunami Aceh, gempa Jogjakarta, gempa di Padang, banjir Situ Gintung, hingga yang paling hangat adalah penggalangan dana Koin untuk Prita, konser amal untuk Ucok Aka Harahap dan Yudhie Grass Rock, dan sebentar lagi ada konser amal Koin untuk Anak. Pendek kata, nyaris segenap elemen masyarakat ikut terlibat aktif secara kreatif dalam berbagai kegiatan sosial dan acara amal lainnya.

Dan tentu saja CCI - Charity Club Indonesia, yang mengawali kehadirannya tak sekadar menggalang dana semata dari para Dermawan, tapi juga menyiapkan konser musik yang dikemas secara menawan untuk para dermawan.

"Kami menanti kehadiran para dermawan di acara nan menawan ini," harap Bens Leo, Project Officer Konser Perdana Charity Club Indonesia tersebut. (kpl/wwn/npy)

Don't limit yourself by refusing to learn the details about news. The more you know, the easier it will be to focus on what's important.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar